Untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, PTFI dan YPMAK turut berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penciptaan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, keduanya juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari‑hari. Keterbatasan fasilitas dan layanan kesehatan yang ada mendorong PTFI dan YPMAK membangun Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) di dataran rendah dan Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) di dataran tinggi, sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
PTFI dan YPMAK melanjutkan kerja sama dengan berbagai mitra dalam pengembangan dan pelaksanaan program kesehatan masyarakat yang difokuskan pada kebersihan dan sanitasi; pencegahan dan pengendalian infeksi, termasuk penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS dan TB; pelayanan kesehatan ibu dan anak; serta upaya‑upaya untuk menekan angka penyakit menular seperti malaria. Selain itu, YPMAK juga membantu beberapa kampung dalam memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari‑hari.
Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM)
Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) dan Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) dibangun dengan menggunakan dana kemitraan dari PTFI. RSMM dikelola oleh Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP), sedangkan RSWB dioperasikan oleh International SOS.
RSMM merupakan rumah sakit tipe C yang menyediakan layanan empat bidang spesialis (bedah, penyakit dalam, kebidanan, dan anak) serta kunjungan berkala dari spesialis mata. Rumah sakit ini juga dilengkapi dengan peralatan penunjang medis yang memadai untuk mendukung berbagai pelayanan yang diberikan.
RSMM yang mulai beroperasi pada Agustus 1999 memberikan layanan kesehatan umum dan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Mimika, terutama masyarakat di wilayah dataran rendah. Namun, rumah sakit ini juga telah berperan penting sebagai pusat rujukan bagi masyarakat dari dataran tinggi dan kabupaten‑kabupaten di sekitar Mimika.

Rumah Sakit Waa Banti (RSWB)
RSMM menjadi rumah sakit pertama di Papua yang memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2008. Pada tahun 2011, RSMM kembali memperoleh akreditasi untuk lima jenis pelayanan utama, yaitu administrasi dan manajemen, pelayanan kesehatan, pelayanan gawat darurat, keperawatan, dan rekam medis.
Sebagai rumah sakit tipe D yang mulai beroperasi pada tahun 2001, RSWB melayani masyarakat di wilayah dataran tinggi. Rumah sakit ini dikelola oleh International SOS, perusahaan internasional yang berpengalaman di bidang kesehatan. Selain memberikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif, RSWB juga menjalankan kegiatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan program kesehatan masyarakat yang dilaksanakan oleh YPMAK.

Klinik
Untuk memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, PTFI dan YPMAK menjadi sponsor beberapa klinik yang beroperasi di Mimika. Klinik‑klinik tersebut tersebar di sejumlah wilayah seperti SP IX, SP XII, Nayaro, dan Pomako. Secara operasional, klinik‑klinik ini dikelola oleh CPHMC sebagai bagian dari departemen SLD/CR.
Program kesehatan masyarakat dijalankan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Dalam kerangka ini, PTFI melalui departemen CPHMC berupaya menguatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
CPHMC dan YPMAK terus melakukan promosi dan edukasi kesehatan bagi masyarakat melalui diskusi kesehatan, sesi kelompok, serta kegiatan khusus seperti Hari AIDS Sedunia dan Hari TB Sedunia. Program‑program ini berbasis kampung, sehingga pelatihan dan pemberdayaan masyarakat terus dilakukan untuk memperkuat kemandirian serta kapasitas masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Seluruh kegiatan kesehatan ini didukung oleh survei dan monitoring yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.
Program kesehatan masyarakat yang dijalankan oleh CPHMC dan YPMAK memfokuskan pada Kesehatan Ibu dan Anak, Pengendalian Malaria, Pengendalian HIV & AIDS, Pengendalian TB, serta penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat.
Kami mengimbau para pencari kerja untuk senantiasa berhati‑hati dan waspada terhadap berbagai modus penipuan perekrutan yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia. Dalam setiap proses rekrutmen dan penerimaan karyawan, PT Freeport Indonesia maupun konsultan rekrutmennya tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun kepada para pelamar.
Untuk melihat lowongan, silakan akses melalui link berikut: ptfi e-recruitment
Untuk melihat informasi magang, silakan akses melalui link berikut:Program Magang