Expedisi Pertama

1936 - Ekspedisi Cartenz, oleh A. H. Colijn, F. J. Wissel  dan geolog Jean-Jacques Dozy, merupakan kelompok luar pertama yang mencapai gunung gletser Jayawijaya dan menemukan Ertsberg.

1960 - 1969

1963 - Ekspedisi Freeport,  oleh Forbes Wilson & Del Flint untuk menemukan kembali Ertsberg.

1967 - Penandatangan Kontrak Karya (KK) 1 yang merupakan salah satu pionir PMA pertama untuk jangka waktu 30 tahun setelah beroperasi.

1970 - 1979

1972 - Memulai produksi penambangan dan pengolahan bijih. Pengapalan konsentrat dilakukan pada tahun berikutnya.
 

1980 - 1989

1988 - Penemuan cadangan Grasberg.

1990 - 1999

1991 – Penandatanganan Kontrak Karya (KK) II sebagai pembaruan KK I, dengan jangka waktu 30 tahun dan hak perpanjangan hingga 2 × 10 tahun.

1995 – Penyelesaian pembangunan kota Kuala Kencana di daerah dataran rendah, yang berfungsi sebagai pusat permukiman dan fasilitas penunjang infrastruktur bagi operasi produksi penambangan.

1996 – Dimulainya dana kemitraan sebesar 1% dari penjualan perusahaan untuk pengembangan masyarakat lokal, yang dikelola oleh lembaga masyarakat setempat sebagai tambahan dari program CSR yang dilaksanakan secara langsung oleh perusahaan.

1997 – Penyelesaian dan pengoperasian PT Smelting di Gresik, Jawa Timur, sebuah fasilitas pemurnian yang menghasilkan Katoda Tembaga pertama di Indonesia. Rata‑rata sekitar 40% produksi konsentrat perusahaan diproses di smelter ini.

2000 - 2009

2004 – Dimulainya investasi proyek pengembangan tambang bawah tanah sebagai lanjutan dari operasi tambang terbuka Grasberg yang berakhir pada tahun 2018. Sebesar 9 miliar dolar Amerika Serikat telah diinvestasikan, dengan tambahan investasi sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat direncanakan hingga tahun 2041.

2010 - 2019

2018 – Penandatanganan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai perubahan bentuk dan perpanjangan izin usaha pertambangan hingga tahun 2041. Sebesar 51,24% saham perusahaan berada di bawah kepemilikan pihak nasional Indonesia. Pada tahun ini pun dimulai pembangunan tambahan fasilitas pemurnian tembaga dan fasilitas pemurnian logam berharga.

s